HomeKehamilanKesehatan & PerkembanganCara Aman Memelihara Kucing Saat Hamil

Cara Aman Memelihara Kucing Saat Hamil


banner5nov


Bagi ibu hamil, terlebih bagi yang pertama kalinya, wajar jika diliputi beragam kecemasan. Mulai dari nutrisi, proses perkembangan janin, hingga mitos kehamilan seperti larangan memelihara kucing. Lantas, benarkah ibu tidak boleh memelihara kucing saat hamil?

Ilustrasi Memelihara Kucing Saat Hamil

Bunda.co – Perlu diketahui bahwa yang berbahaya bukan kucingnya melainkan parasit Toxoplasma gondii yang kerap ditularkan lewat kucing. Jika masuk ke dalam tubuh ibu hamil, Toxoplasma gondii akan masuk ke plasenta yang dapat menyebabkan gangguan serius pada janin.

Gangguan yang disebabkan oleh Toxoplasmosis antara lain kerusakan sistem syaraf bayi, kebutaan, hingga keguguran. Parasit ini memang tercatat sebagai salah satu penyebab penyakit TORCH, yakni penyakit yang dapat menyebabkan gangguan kehamilan dan janin.

Kucing Sebagai Agen Parasit Toxoplasma

Penularan parasit Toxoplasma sebenarnya bukan hanya lewat kucing. Hanya saja hewan peliharaan seperti kucing, kerap dilibatkan dalam berbagai aktivitas manusia. Beberapa orang bahkan gemar tidur dengan kucing, menciumi, dan biasa dijilati hewan peliharaan tersebut.

Menjadi masalah jika kucing di rumah terinfeksi Toxoplasma lalu ibu hamil melakukan kontak dan terjadi penularan dari hewan peliharaan ke tubuh ibu. Bersentuhan dengan kotoran kucing yang terinfeksi juga salah satu cara penularan penyakit Toxoplasmosis.

Kabar baiknya, ibu hamil boleh memelihara kucing dengan syarat, hewan peliharaan ini tidak terinfeksi parasit toxoplasma. Tapi tentu butuh biaya dan tenaga ekstra untuk memastikan kucing tetap sehat. Selain harus rajin membersihkan, ibu juga musti rutin memeriksakan kucing ke dokter.

Penyebab Lain Penyakit Toxoplasmosis

Penyakit Toxoplasmosis tidak hanya ditularkan lewat kucing, cara lain yang perlu diwaspadai ibu hamil adalah:

1. Memakan makanan mentah atau setengah matang seperti sayur, daging, dan ikan
2. Bersentuhan dengan tanah yang tercemar lalu makan atau menyentuh mulut tanpa cuci tangan
3. Memakan makanan yang terkontaminasi tanpa dicuci dengan bersih
4. Meminum air yang tercemar

Tips Aman Memelihara Kucing saat Hamil

Wanita, pria, anak maupun dewasa, banyak yang menjadikan hewan peliharaan seperti sahabat sendiri. Tak mudah menjual atau menaruhnya di tempat penitipan hewan meski demi alasan kesehatan. Jika tetap ingin memelihara hewan manis ini, berikut tips agar tidak terinfeksi Toxoplasmosis dari kucing:

1. Jaga kebersihannya dengan memandikan secara teratur agar tidak kotor & lembab.
2. Periksakan kucing ke dokter dan berikan vaksin Toxoplasma
3. Karantina. Usahakan kucing hanya di sekitar rumah agar tidak tertular kucing lain.
4. Jangan bersihkan kotorannya sendiri saat hamil, mintalah anggota keluarga lain.
5. Setelah kontak dengan kucing, cuci tangan sebelum makan atau menyentuh mata dan mulut

Menjaga kesehatan saat hamil memang penting tapi bukan berarti ibu harus berlebihan dalam bersikap. Kecemasan yang berlebih dapat menyebabkan stress yang justru bisa berbahaya bagi kehamilan. Terpenting, Ibu sudah menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.

Kalau Anda bagaimana cara merawat kucing selama ini?

banner5nov

4 Comments

Lhya

Thanks bt infony karena aq suka kucing dan saat ini sedang hamil. Skrg jdi ga khawatir lgi bersama si pus:)

feby

Bunda hanna terimakasih infonya bun 🙂
Tapi bun kalo misalnya nih bun kondisinya harus membersihkan kotorannya sendiri gimana ya bun? Saya hanya tinggal berdua dengan suami,kadang suka buang air ketika suami kerja si pussy nya bun,kalo ga langsung dibersihin bisa bau kemana-mana kan bun.. itu gimana ya bun,saya lagi hamil pertama jadi takut banget bun

Hannah S. Fikria

Dear Bunda Feby,
Seperti yang ditulis di artikel ini, usahakan kucing dalam keadaan bersih dan sehat. Jaga agar kucing tidak berkeliaran karena itu bisa membuatnya terlular penyakit dari kucing lain. Jangan lupa untuk memberikannya vaksin. Kotoran kucing yang divaksin kemungkinan besar lebih bersih dari parasit ketimbang yang tidak.

Terkait aktivitas membersihkan kotoran kucing, karena memang tidak ada pilihan lain, terpenting Bunda Feby menjaga kebersihan. Jadi setelah membersihkan kotoran kucing, cuci tangan sampai bersih, usahakan menggunakan sabun anti kuman. Kebersihan dan kematangan makanan juga jangan lupa dijaga ya.

Selamat atas kehamilannya Bund, semoga kehamilan Bunda diberi kelancaran dan kesehatan.

Comments are closed.