Bunda.Co – Jangan buru-buru mengatakan konyol terhadap mitos kehamilan sebelum tahu faktanya, pun tidak serta merta mengiyakan.

Ibu hamil harus selektif terhadap setiap informasi demi kebaikan diri sendiri dan janin.

Mitos Kehamilan yang Sesuai Fakta

Mitos seputar kehamilan tak hanya dijumpai di Indonesia, negara maju seperti Amerika sekalipun memiliki banyak mitos.

Beberapa mitos tentang kehamilan terbukti menguntungkan bagi kesehatan ibu dan janin namun ada yang justru menyesatkan

Gambar Foto Lingerie Murah Indonesia

Lebih hematnya, sebelum melakukan sesuatu yang bernuansa mitos, ketahui dulu faktanya. Berikut beberapa mitos tentang ibu hamil yang menguntungkan.

Mitos Kehamilan yang Sesuai Fakta

Tidak semua mitos salah, hanya saja orang dahulu sering tidak bisa memberikan penjelasan saat memberikan nasehat.

Berikut ini penjelasan ilmiah terkait mitos kehamilan yang menguntungkan bagi ibu hamil dan janin.

Gambar Foto Jual Lingerie Murah Import Indonesia

1. Tidak boleh bercinta saat hamil

Benar atau salah? Jawabannya tergantung kondisi kesehatan Anda dan pasangan.

Jika ibu hamil dan pasangannya sehat, mitos tidak boleh bercinta saat hamil hanya isapan jempol belaka. Just do it!

Namun jika salah satu atau keduanya memiliki riwayat penyakit TORCH yakni Toxoplasmosis, Other (seperti syphilis, varicella, mumps, parvovirus and HIV), Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex, mitos seputar kehamilan tersebut menjadi benar.

Pasalnya, penyakit TORCH bisa ditularkan lewat hubungan seksual.

Penyakit ini berpotensi menyebabkan gangguan kehamilan seperti keguguran dan kerusakan syaraf pada janin.

Masalahnya seks adalah kebutuhan primer bagi mereka yang sudah menikah. Bisa jadi penyakit rumah tangga jika kebutuhan yang satu ini tidak terpenuhi, right?

Tetap ingin bercinta saat hamil? Segera konsultasikan ke dokter, cek kesehatan masing-masing.

Jika benar terinfeksi, tanyakan masih mungkin tidak melakukan hubungan seksual.

Dokter akan dengan senang hati memberikan saran terkait cara berhubungan seks yang aman saat hamil.

2. Dilarang angkat berat saat hamil

Dr. Phil McGraw dalam websitenya drphil.com membenarkan mitos kehamilan tersebut.

Mengangkat beban berat dapat membuat seseorang kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Terjatuh di kehamilan trimester pertama bisa menjadi penyebab keguguran, jika sampai terjadi, segera berikan penanganan medis.

Masih menurut Dr. Phil, orang hamil sudah memiliki beban tambahan yang bisa menyulitkan dalam keseimbangan tubuh.

Membawa beban berat semakin menyulitkannya saat berjalan. Jika terpaksa membawa beban, sebaiknya tidak lebih dari 25 pounds (sekitar 11 kg).

3. Berhenti mengkonsumsi alkohol saat hamil

Benar. Alasan kuat mengapa wanita hamil harus berhenti minum alkohol karena minuman ini bersifat racun. Bahkan walaupun dalam jumlah sangat sendikit, wanita hamil sama sekali tidak boleh minum alkohol. Alkohol dapat meracuni dan mengganggu pertumbuhan janin.

Berbeda dengan kopi yang masih bisa ditoleransi tubuh dengan batas maksimal 200 mg/hari.

Minum alkohol – walaupun hanya segelas sehari – terbukti berpengaruh buruk bagi janin.

Beberapa wanita yang minum alkohol 1-2 gelas perhari mengaku tidak mendapatkan pengaruh buruk bagi janinnya.

Perlu diingat juga bahwa belum tentu kandungan Anda sekuat mereka.

Atau berani ambil resiko janin keracunan yang bisa membuat sistem syaraf dan penglihatan mereka terganggu? Jangan dong ya.

4. Jangan memelihara kucing saat hamil

Hindari kucing adalah mitos kehamilan yang mendekati kebenaran.

Sebagai informasi, yang harus dihindari bukan kucingnya, tapi protozoa Toxoplasma gondii yang sering ditularkan oleh kucing.

Toxoplasma termasuk dalam kelompok protozoa yang dapat menyebabkan gangguan pada ibu hamil dan janin.

Jika kucing di rumah sudah diperiksakan ke dokter dan negatif dari toxoplasma, tidak masalah membelai atau memangku si pussy.

Tapi jika tidak tahu steril atau tidaknya, demi kesehatan janin, sebaiknya hindari berdekatan dengan kucing.

Namun jika kita sangat suka kucing atau anggota keluarga lain terlanjur cinta mati dengan kucing, sulit ya untuk mengusir si puss. Maka tindakan yang masuk akal adalah dengan rutin menjaga kebersihan kucing. Tidak membiarkan kucing berkeliaran, karena jika berkeliaran akan menyebabkan kucing tersebut mudah tertular penyakit kucing lain.

Tak kalah penting adalah rutin melakukan vaksin pada kucing agar hewan piaraan tidak membawa penyakit yang bisa berakibat serius pada janin.

5. Dilarang merokok saat hamil

Tentu saja ini benar. Asap rokok mengganggu suplai oksigen bagi janin, baik asap yang berasal dari ibu hamil sendiri maupun orang-orang di sekitar.

Sterilkan rumah dan hindari tempat-tempat yang berpotensi mengandung asap rokok adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan janin sejak dini.

Jika suami merokok, mintalah berhenti. Tapi menyuruh orang meroko untuk berhenti rasanya seperti lelucon. Pria yang sudah kecanduan rokok, biasanya kadar pengendalian diri pada tubuh untuk berhenti merokok sudah lemah.

Bahkan dengan alasan sayang anak sekalipun kadang tidak mempan.

Maka jika ada anggota keluarga bersikeras merokok, buatlah batasan. Cegah mereka untuk tidak melakukannya di dalam rumah atau kapanpun dan di manapun saat anda di sampingnya.

Ketegasan harus dimiliki oleh seorang istri.

Dia seperti batu? Mungkin saja janin yang kekurangan suplai oksigen dan keracunan nikotin bukan masalah serius baginya.

6. Dianjurkan minum air kelapa semasa hamil

Air kelapa menyimpan banyak kebaikan, di antaranya mengandung asam laurat yang berfungsi sebagai anti-bakteri dan anti-virus.

Kehamilan rentan dengan berbagai infeksi baik virus maupun bakteri. Minum air kelapa saat hamil dapat membatu menjaga daya tahan ibu dan janin.

Di samping asam laurat, air kelapa juga mengandung zat yang baik bagi kesehatan seperti magnesium, natrium, protein, kalium, dan klorida.

Sebagaimana diketahui kalium bagus untuk sistem peredaran darah dan jantung.

Minuman yang sangat mudah dijumpai di Indonesia ini juga mengandung kalsium yang baik untuk tulang dan vitamin C yang dikenal bagus untuk membantu menjaga kesehatan.

Baca juga:

Bagi ibu hamil yang penasaran terhadap mitos-mitos kehamilan lainnya, bisa mengirim pertanyaan ke email webadsministrator[at]gmail.com atau boleh juga bertanya lewat kolom komentar.

Dengan senang hati kami akan membantu memberikan informasi se-akurat mungkin.

Bagikan yuk, Bunda! Semoga Bermanfaat!
12Shares

Gambar Foto Jual Baju Gaun Tidur Transparan Wanita Dewasa