Cara Mengubah Kebiasaan Buruk Pasangan, BUNDA.Co – Tidak ada orang yang sempurna, tapi bukan berarti tidak bisa menjadi lebih baik. Begitu pula saat kamu mendapati pasangan punya kebiasaan-kebiasaan buruk yang bikin sebel. Saat kamu merasa terganggu, bukan berarti tidak cinta kan? Jadi, sah-sah saja jika kamu mulai mencari cara mengubah kebiasaan buruk pasangan. Menerima apa adanya bukan termasuk membiarkan kebiasaan buruk hingga terbawa dan bertahan lo.

Sebuah pernikahan bias langgeng jika kedua individu menyadari untuk menampilkan hal terbaik dari dirinya untuk membahagiakan pasangannya. Kamu pasti tidak ingin rumah tangga kacau hanya karena pasangan yang egois tidak mau berubah kan? Yuk, simak tips berikut:

8 Cara Mengubah Kebiasaan Buruk Pasangan

Fokus pada Solusi

Ketimbang kamu menceramahinya setiap hari, akan lebih baik jika kamu sampaikan dengan lembut apa yang kamu rasakan mengenai kebiasaan buruknya. Biarkan dia memikirkan apa yang kamu katakan dan mencari solusinya.

Percayalah bahwa dia bisa kamu andalkan dengan memberinya kesempatan untuk patut dipercaya. Ingat, yang kamu butuhkan adalah solusi bukannya menciptakan masalah baru.

Sabar

Jangan pernah berpikir bahwa kebiasaan buruk bisa hilang dalam sehari. Kalau pun kamu yang di posisi yang sama, kamu juga akan keberatan. Kamu perlu bersabar menunggunya mengenyahkan kebiasaan itu satu per satu.

Baju Tidur Pengantin

Sesekali mungkin dia akan lupa, tapi itu bukan masalah. Ingatkan dengan suara rendah dan mata perhatian. Kamu boleh juga membantunya misalnya, dia meletakkan baju dan celana kotor di lantai. Kamu bisa ambil celana atau baju dan minta dia mengambil sisanya untuk dibawa ke mesin cuci.

Gunakan Super Power yang Kamu Miliki

Jangan hanya berdiam diri ketika dia kebingungan harus melakukan apa untuk menghilangkan kebiasaan buruknya. Kamu juga bisa ikut serta membantunya. Misalnya pasangan memiliki kebiasaan makan junk food, nah kamu yang pandai masak bisa membuatkan makanan sehat dan lezat. Tidak bisa masak? Tidak ada salahnya belajar.

Yakinlah pengorbananmu tidak akan sia-sia. Alih-alih mencari cara mengubah kebiasaan buruk pasangan, kamu juga bisa dapat keahlian baru. Asyik kan? Dengan semua ide kreatif yang kamu punya, “menguasai” pasangan bukanlah sesuatu yang sulit.

Perhatikan Timing

Kamu harus menyadari bahwa kadang sedikit kritik bakal menjadi masalah besar jika disampaikan pada waktu yang kurang tepat. Karena itu, pastikan pasangan dalam kondisi good mood dan tidak dalam keadaan sakit.

Gambar Foto Jual Lingerie Murah Import Indonesia

Kalau mau kamu bisa menciptakan situasi menyenangkan untuk menyampaikan apa yang mengganjal. Bisa juga kamu katakan setelah kamu melakukan sesuatu untuknya.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan mental karena mungkin kamu juga akan kena kritik. Justru keadaan ini akan lebih baik karena kamu dan pasangan akan sama-sama berjanji untuk jadi lebih baik.

Salah satu hal yang harus kamu hindari juga adalah menyampaikan kritik padanya di depan orang lain. Yakinlah bahwa ini adalah timing yang sangat buruk. Jangan sampai kamu ingin dia berubah dengan cara mempermalukannya di depan orang lain.

Akui Kekuranganmu

Akan adil rasanya jika kamu juga mengakui kesalahanmu. Kamu harus juga menyadari bahwa kamu pun tidak sempurna. Satu atau dua kebiasaan buruk juga pasti mengganggu pasanganmu. Jangan hanya ingin dia berubah, tapi kamu pun harus berubah menjadi lebih baik.

Bantuannya Sangat Berarti

Katakan pada pasangan bahwa rasanya sangat berat ketika pulang dari tempat bekerja dan masih harus membereskan dapur atau cucian. Akan sangat membantu jika dia mau meluangkan sedikit waktu untuk meringankan kamu. Begitu pun kamu harus peka untuk membantunya jika melihatnya kesulitan mengerjakan sesuatu. Sejatinya, seperti inilah kehidupan rumah tangga, menghidupkan kebiasaan saling bantu.

Libatkan Anak

Tidak masalah jika kamu melibatkan anak dalam mengubah kebiasaan buruknya. Jika pasangan kamu payah dalam mengerjakan urusan membersihkan rumah, katakan pada pasangan bahwa kamu ingin mengajari anak mengenai tanggung jawab membersihkan rumah. Mau tidak mau pasangan harus ikut andil dengan memberinya contoh.

Mungkin akan sedikit sulit jika pasangan kamu sangat patriarki, tapi tidak ada salahnya mencoba. Katakan jika ini demi kebaikan bersama.

Beri Apresiasi

Sekecil apa pun usaha pasangan untuk berubah, kamu harus menghargainya. Bisa saja perubahannya belum seperti yang kamu inginkan. Tapi setidaknya dia sudah mau mencoba. Dukungan dan apresiasi dari kamu pasti akan membuatnya makin bersemangat.

Dalam proses itu, kamu dan pasangan akan tahu apa arti saling memiliki dan menghargai. Jangan langsung”dijatuhkan” dengan mengatakan “begitu saja tidak bisa!” Ayolah, semua orang berproses.

Mengubah pasangan agar menjadi lebih baik di mata kita sebaiknya diimbangi dengan perbaikan diri. Konyol kan kalau kamu sibuk mencari cara mengubah kebiasaan buruk pasangan tapi kamu sendiri enggan menjadi lebih baik. So, show him/her your best. Selamat mencoba!

 

 

 

 

 

Baju Tidur Pengantin