Semua bayi menangis, dan sebagiannya menangis terus-menerus. Menangis adalah cara bayi untuk memberitahu bahwa dia merasa tidak nyaman dan butuh bantuan dari orang dewasa.

Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Terus Menangis
Image by RompNRoll

BUNDA.co – Malam hari adalah waktu di mana bayi jadi sering menangis. Padahal ini adalah saat di mana orang tua kelelahan dan ingin istirahat. Saat lelah, orang tua pun jadi stress dan kesulitan untuk menenangkan buah hati. Tak hanya malam hari, siang hari pun jika tangisan bayi tak kunjung reda orang tua jadi tidak bisa melakukan pekerjaan rumah.

Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasi  Bayi Terus Menangis

1. Lapar

Jika sekiranya sudah masuk waktu makan, mungkin itu adalah sinyal bahwa dia lapar. Jika Anda menyusui, segera berikan dia ASI. Jika tidak, cobalah berikan susu botol. Bisa juga berikan dia dot yang sudah disterilkan. Agar tidak merusak gigi si kecil, hindari mencelupkan dot ke dalam cairan manis. Beberapa bayi bisa tenang dengan menyusu meski tidak sedang lapar. Tapi jika sekiranya sudah kenyang, cobalah redakan dengan cara lain.

2. Pipis & Pup

Gambar Foto Lingerie Murah Indonesia

Coba cek popok atau celananya, jika dia buang air, seger ganti karena popok yang lembab bisa menyebabkan iritasi.

3. Mengantuk

Kadang bayi hanya lelah dan ingin istirahat. Ambil dia dalam gendongan atau tidurkan dia.

4. Lelah

Gambar Foto Jual Lingerie Murah Import Indonesia

Mungkin Si Kecil lelah Bund, coba lepaskan pakaiannya dan coba beri pijatan lembut dengan baby oil.

5. Bosan

Ambil kain kecil berwarna cerah dan coba mainkan di depannya untuk menghibur. Atau temukan sesuatu yang bisa mengalihkan perhatiannya seperti musik, CD, atau mainan di atas ranjang. Jika dia masih juga menangis, coba letakkan si kecil di kereta bayi dan ajak dia jalan-jalan.

6.  Dipeluk

Sentuhan kulit ibu memberikan kenyamanan tersendiri bagi bayi. Beberapa bayi segera tenang dengan hanya dipeluk ibunya.

7. Tidak Nyaman

Hal-hal tertentu bisa membuatnya tak nyaman. Ambil si kecil dan taruh dia dalam gendongan agar dia merasa dekat. Cobalah bergarak pelan dan mainkan tangannya perlahan seperti sedang mengajak menari. Ajak juga dia berbicara dan menyanyi. Coba elus punggungnya dan berikat tepukan pelan berirama.

8. Kepanasan

Jika cuaca panas, coba kipasi dia secara perlahan.

9. Kedinginan

Jika suhu dingin, coba pakaian jaket, sarung tangan, dan kaos kaki.

10. Overstimulasi

Rangsangan yang berlebihan seperti suara terlalu bising, lampu terlalu terang, kamar terlalu gelap bisa membuatnya sangat tidak nyaman. Coba cari apa-apa yang sekiranya membuat si kecil tidak nyaman.

Sekuat apapun tangisannya, hindari mengayun ataupun mengguncang bayi. Organ bayi belum sekuat orang dewasa, goncangan kecil saja bisa membahayakannya.

Setiap bayi mungkin memiliki cara penanganan yang berbeda, namun perlu diingat, bawa mereka semua sama-sama menangis. Jadi, menangis adalah hal wajar asalkan tidak disertai dengan tanda-tanda yang membahayakan. Segera hubungi dokter jika tangisan bayi terlihat tidak wajar.  [Hannah/NHS.uk]

Baca Juga:

Hati-Hati Jika Bayi Terus Menangis dan Terjadi Hal-Hal Seperti Ini!

Baby Shaken Syndrome: Bahaya Mengayun Bayi

Bagikan yuk, Bunda! Semoga Bermanfaat!
40Shares

Gambar Foto Jual Baju Gaun Tidur Transparan Wanita Dewasa